Musik Indonesia Dan Lagu Cinta


….

Lagu cinta melulu

Apa memang karena kuping melayu

Suka yang sendu sendu

Lagu cinta melulu

…..

(Lyric by : Efek Rumah Kaca – Lagu Cinta Melulu)

Lagu dan cinta adalah dua hal yang gak bisa dipisahkan saat ini, betata tidak semua lagu khususnya Indonesia semua bercerita tentang cinta-cintaan. Bukannya gak suka, tapi sepertinya Indonesia emang lagi miskin akan hal lain selain cinta. Apa karena negara ini emang lagi butuh-butuhnya cinta kaliya? Tapi seenggaknya itulah realitas yang gw liat selama ini. Semua musisi Indonesia kalo bikin karya musik pasti temanya gak jauh-jauh dari cinta-cintaan sepasang kekasih. Mulai dari si sexy Mulan Jameela, sampe si muka binal Julia Perek eh Perez hehehe… dari band arogan Dewa 19 sampe band asal kelas bawah Kangen Band. Semua bercerita tentang cinta, cinta dan cinta.

Gw gak mau munafik, gw emang suka-suka aja sih ama musik yang begitu, gw suka ama musik cintanya Mulan Jameela tapi gak untuk musik gak mutu musiknya Julia Perek eh Perez (penyanyi yang gak jual kualitas musik tapi jual seksi tubuhnya doang, gak mutu!). Tapi sebagai orang yang pengen musik lebih berwarnagw pengen musik yang lebih berwarna dan beragam dari aliran sampe tema yang diusung sebuah musik. Jaman sekarang gw gak pernah denger lagi deh lagu yang bertemakan anak-anak, atau cerita lain semua berbasiskan cinta. Paling ada satu-dua band yang gak mengusung tema cinta sebagai temalagu mereka tapi lagunya gakmenarik buat didenger alias gak easy listening, jadinya gak bisa bertahan lama. Atau paling banter ada lagu religi yang bisa bertahan beberapa waktu di chart tangga lagu Indonesia itu juga musiman alias kalo penikmat musik lagi musim taubat di bulan puasa atau di bi mau lebaran doang, abis lebaran abis deh.

Mungkin gw ga bisa nyalahin musisi soalnya mereka nyari duit disana dan musik adalah ajang melimpahkan semua emosi. Musisi juga manusia kali, membuat sesuatu gak mesti mengikuti kata hati, mungkin kalo semua ikut kata hati pasti menghasilkan lagu yang bervariasi, tapi kalo ikut selera pasar mungkin akan terus membuat lagu bertemakan cinta, tentunya.  Atau karena potongan lagu diatas bisa dijadiin alesan kenapa kita suka lagu cinta-cintaan, karena kita orang Melayu jadinya suka yang mendayu-dayu kalo kata Band Efek Rumah Kaca. Entah lah ada sejuta alasan untuk itu.

Jaman sekarang gak ada yang kaya Iwan Fals, bukannya pengen banding-bandingin tapi emang Iwan Fals gak tergantikan di belantika musik Indonesia. Musisi serba bisa. Yang pengen gw angkat adalah jiwanya dia yang membawakan lagu yang bukan Cuma mengangkat tema cinta tapi hampir semua tema yang bisa kita alami dan itu bener-bener suara yang natural. Mana ada sekarang musik yang mencela pemerintah atau menyindir pemerintah? Paling Slank yang kemarin sedikit bermassalah dengan lagunya tentang korupsi, Iya Slank terus aja bikin lagu begitu, biar lagu urusan cinta jadi urusan band-band yang masih hijau. Mungkin ada baiknya band sekelas Slank atau band yang udah punya masa bikin lagu yang gak cengeng apalagi lagu gak mutu. Mending bikin lagu yang bertemakan sosial dan kritikan untuk hidup yang lebih layak. Biar lagu yang gak mutu dinyanyikan dan diceplak ama penyanyai gak mutu kaya Dewi Persik (Penyanyi yang gak jualan musik, tapi jualan pantat dankemolekan tubuh doang) yang gak mutu ntu, atau lagu-lagu gak mutu dibawaiin ama Trio Macan. Penyanyi kampungan aja yang bawain lagu gak mutu biar ada sedikit variasi dan bagi –bagi rejeki.

Balik lagi ke masalah tema musik jaman sekarang, menurut gw sekarang banyak banget tema yang bisa diangkat selain masalah cinta, masalah polotik yang bergejolak, masalah himpitan ekonomi, masalah sosial yang lain yang menurut gw lebih berasa efeknya dari pada Cuma masalah percintaan yang putus cinta, jatuh cinta atau perselingkuhan.

Gw sangat berharap musisiyang berkompeten bisa menyadari halaini, bahwa anak bangsa saat ini gak terlalu butuh musik yang bertemakan cinta mereka butuh suara yang bisa disampaikan terwakilkan oleh musik dan sukir kalo dideger dan direspon oleh pemerintah, tentang musik yang biasa menyuarakan suara hati kecil rakyat kecil, yang suaranya gak bisa disampaikan melalui wakil nya yang Cuma duduk diam di dewan sana. Setidaknya musikbisa jadi jalan lurus buat mereka dan gw juga. Gw berharap ada pemusik yang bisa teriak dengan jenismusikmereka dengan penuh semangat bawain lagu balada kehidupan, atau nyanyiin lagu dangdut yang bertemakan sosial ekonomi atau lagu pop yang mengangkat temaselain tema cinta. Gw yakin musik Indonesia jadi lebih bergairah karenya banyaknya warna dalam musik yang bernaung didalamnya. Lahir kembali pemusik jalanan yang besar di panggung musik, pengamen yang bisa jaya di musik, lagu Iwan Fals jadi jadul dan lahir lagu sosial yang baru menggantikan lagu Ebiet G. Ade, atau Harry Roesli dan pemusisi balada kaya Franky Sahilatua lahir lagi dengan karya yang bisa ngalahain karya mereka dulu.

Hidup musik Indonesia, dengan lebih berwarna dan bervariasi tema!

About isackfarady

drink water
This entry was posted in Journey and tagged , . Bookmark the permalink.

4 Responses to Musik Indonesia Dan Lagu Cinta

  1. lailifitria says:

    jawabnya,karena musisi butuh makan heheheu…
    tema cinta keknya jadi magnet bwt merangkul masa yg banyak.
    kalo ada satu lagu cinta yg sukses, maka bermunculan ratusan lagu cinta yg laen (karena kita adalah bebek yg terlatih?).

  2. isackfarady says:

    mestinya emang ada banyak musisi yang beraliran beda, apa karena gak laku jadi musisi yang “beda” gak ke ekspos kali ya?

  3. ayis nurwita says:

    merdeka bah….. korasi, kacang ijo ma sambel terasi.
    suka -suka telinga orang dung, boleh punya selera tapi jangan meghina selera orang lain. soirr ye ikut nimbrung

  4. Ratri says:

    Makanya jatuh cinta itu biasa saja – ERK🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s