Normal


Perkenalkan namaku Normal. Aku lahir dikota yang normal, Lahir dengan berat normal, proses persalinan yang normal. Aku menjadi anak kecil yang normal, bersekolah di sekolah yang normal, lalu melanjutkan ke sekolah lanjutan yang normal pula. Dengan nilai ujian yang normal aku melanjutkan kuliah mengambil gelar S1 jurusan normal. IPK kuliahku tinggi normal. Memudahkan aku untuk melamar pekerjaan di BUMN, PNS dan Swasta yang normal. Dua tahun aku hidup mencari duit dan menabung dengan normal hingga berpacaran normal yang kemudian aku menikah dengan normal. Beberapa tahun normal kemudian saya punya anak, Normal hidupnya. Saya memikirkan masa depan dengan normal, melaksanakannya dengan normal. Beberapa tahun kedepan akhirnya penyakit normal oleh faktor usia datang. “Itu mah normal, namanya juga udah berumur…” begitu kata dokter yang normal.

Sampai tubuh ini tidak lagi kuat menahan rasa sakit akibat penyakit yang datangnya normal itu, akhirnya detak jantung pun berhenti. Akhirnya proses matiku berjalan normal, diatas kasur didalam kamar tidur bersih dan normal. Aku telah menjalani proses pengambilan ajal dengan normal. Aku memang hidup secara normal, aku bersenang, bersedih dan lain-lain karena itu normal. Semua terasa normal dan begitu saja, tapi ada satu hal yang tidak normal. Aku tidak menikmatinya! dan itu telat….

About isackfarady

drink water
This entry was posted in Journey and tagged . Bookmark the permalink.

6 Responses to Normal

  1. ridhobustami says:

    weitss….., ibarat kate kalo angka 0 mulu ajee yeee ngak ada mines ngak ada plus….., mau dikali tetep aje 0….

  2. isackfarady says:

    iya…. ga bisa diapa2in.. gitu2 aja hehehe….

  3. topan says:

    hidup yang garing… ;D

  4. arji says:

    anjisss……boleh juga sack….
    mgkn normalnya bukan nol, dan bukan itu pengalinya…
    tapi perasaan karena tidak menikmatinya yang membuat apapun yg dilakukan selalu dikalikan dengan 0……
    so, for all of us that still have the time, just try to enjoyed every moment on your life and that wont multiply with 0…..=)

  5. Wafie says:

    membaca artikel ini jadi teringat ama Mbah WS Rendra
    kayaknya lo siap-siap menjadi pengganti WS Rendra deh, hehehehe
    salam kenal

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s