Mengisi Waktu Untuk Berbuka


Ada banyak cara yang bisa dilakukan untuk mengisi waktu berbuka. Minggu (29/08/2010) sore itu cuaca sangat cerah. Udara bandung selatan sangat mendukung untuk bersantai. Sekitar jam 4 sore ada tiga mahasiswi yang ingin mencoba wall climbing. Jadilah sore itu kita mengisi waktu menunggu adzan maghrib sambil manjat di wall climbing Astacala. Bukan tak ada pilihan lain, tapi inilah kesempatan yang bagus, cuaca yang cerah, dan pastinya suasana yang berbeda ngabuburit.

Selain mencoba hal baru, kegiatan ini bisa dijadikan olahraga. Puasa tentunya jangan sampai menghambat untuk tetap sehat bukan? Alternatifnya bisa dilakukan salah satunya dengan manjat dinding. Bukan olahraga ekstrim apalagi berbahaya jika dilakukan dengan benar dan sesuai safety procedure yang benar. Sore itu ada 3 mahasiswi yang ikutan ‘ngabuburit’ kita. Mereka tampak senang dan menikmatinya. Ngabuburit jauh lebih baik jika bisa dimanfaatkan sebagai waktu untuk berolahraga atau melakukan hal positif lainnya, dibandingkan nongkrong tidak karuan. Banyak kegiatan positif yang bisa dilakukan selain berolahraga, melakukan kegiatan penghijauan kecil-kecilan disekitar tempat tinggal kita. Tidak ada salahnya kita mencoba melakukan hal tersebut.

Ada Boleng dan Supari yang secara bergantian melakukan pemanjatan, diikuti Astaka dan dan beberapa teman lainnya. Sekedar iseng dan olahraga. Teman-teman yang lain ada yang sekedar menonton, memberi semangat dan bercanda. Dengan kegiatan ini banyak segi positif yang bisa kita ambil, selain menambah keakraban dan menghindari daari pekerjaan yang sia-sia. Jadi kita bisa membuat banyak pilihan seru dalam mengisi waktu luang kita, khususnya di bulan puasa seperti ini.

Karena waktu berbuka hampir tiba tentunya hidangan untuk membatalkan puasa sudah disediakan. Ada bala-bala hasil gorengan Ayis dan Sondang, serta tidak ketinggalan cendol Elizabeth khas mahasiswa. Sudah lama tidak bersantai seperti ini, suasana sore itu begitu cantik. Angin yang bertiup tenang, udara yang sejuk dan ada juga mahasiswa laiin yang juga sibuk menyiapkan berbuka seperti kami menambah seru suasana sore itu. Diantara kami ada yang sekedar bercerita tentang permasalahan perkuliahan, cerita mudik dan cerita pengalaman liburan yang sudah lewat.

Tentunya kita punya banyak cara tersendiri dalam mengisi waktu sore hari sambil menunggu waktu berbuka. Asal semua dilakukan positif dan sehat tentu tidak ada larangannya. Seperti tahun lalu ada juga kegiatan mengisi waktu menunggu berbuka dengan menanam pohon di sekitar kampus. Kegiatan yang tergolong insidental tersebut jauh lebih berguna dan manfaatnya akan dirasakan semua orang nantinya. Sudah sepatutnya kita mengisi waktu dengan hal yang berguna, meski itu hanya hal yang kecil.

About isackfarady

drink water
This entry was posted in Opinion. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s