Wajah Baru Gunung Kelud


Suasana begitu sepi di parkiran. Jam tangan masih menunjukkan angka 5, masih terlalu pagi untuk tiba di daerah wisata seperti ini. Tempat ini masih berkabut, hembusan angin begitu menusuk dan hujan yang turun membuat suasana begitu damai. Terlihat tebing masih diselimuti kabut putih begitu pula sejumlah uap panas dan bau belerang sesekali tercium menusuk hidung.

Terlihat tebing-tebing tinggi menjulang dengan tumbuhan yang kehijauan diatasnya, dikelilingi hijaunya hutan disekitar gunung Kelud. Dengan ketinggian 1.791 mdpl, udara dingin begitu terasa disini. Gunung ini sempat bangun dari tidurnya tahun 2007 kemarin. Erupsi memang tidak terjadi, namun sebuah gundukan besar muncul ditengah kawah Kelud tersebut. Anak Kelud atau Anak Gunung Kelud namanya, ini merupakan wajah baru dari salah satu pegunungan kuno di pulau Jawa. Gundukan itu begitu besar, dengan  diameter 120m dan material vulkanis yang hitam serta mengeluarkan bau belerang dan asap disela bebatuannya. Dari warga setempat, dari kawah gunung Kelud muncul gundukan besar tersebut menyebabkan hilangnya kawah Kelud.

Wajah Baru Kawah Kelud

Banyak pesona alam yang bisa dinikmati disini. Pemandangan alam yang luar biasa, dengan udara yang sejuk cocok untuk menghilangkan kejenuhan dan rutinitas pekerjaan. Pemerintah Kediri sepertinya paham betul mengenai potensi wisata ini. semenjak kabar gunung Kelud  aktif beberapa tahun lalu. Terlihat dari fasilitas yang tersedia, sangat memanjakan pengunjungnya. Jalan akses yang mudah dengan aspal yang bagus. Lampu penerangan dimalam hari, dan banyak rambu dan penunjuk arah yang jelas membuat pengunjung mudah menuju kesana. Banyak terdapat tong sampah, dan fasilitas istirahat ditengah perjalanan. Serta jalan dan tangga yang ditata rapi dan fasilitas pendukung lainnya. Warung makan dan fasilitas ibadah dan MCK pun tersedia. Namun sangat disayangkan masih saja ada ulah tangan jahil yang merusaknya dengan coretan ‘vandalisme’ dan beberapa sampah yang masih berserakan disembarangan tempat. Dengan biaya masuk sebesar Rp. 5000/orang adalah harga yang murah dibandingkan dengan destinasi wisata lain.

Dinding tebing batu dari kawah Kelud

Tempat ini cocok untuk dijadikan tujuan wisata keluarga diakhir pekan. Di pelataran parkir disediakan tempat unuk beristirahat sambil menikmati pemandangan kota Blitar dan Gunung Arjuno dan Welirang dari kejauhan. Akses menuju ke puncak gigiran kawah Kelud juga terbilang bagus. Disediakan tangga keatas untuk melihat secara keseluruhan dari anak Kelud. Butuh sekitaran 600an anak tangga untuk tiba diatasnya. Sebelum menaiki tangga tersebut kita terlebih dahulu harus melewati terowongan yang menembus bukit Gajah Mungkur sepanjang 200m buatan pemerintah Jepang tahun 1940. Terowongan itu sejatinya bertujuan sebagai jalur mengalirnya lava jika terjadi erupsi Kelud, namun sekarang beralih fungsi menjadi jalur wisata. Terowongan ini telah diberi penerangan dan dipugar sehingga kelihatan lebih cantik. Keluar dari terowongan ini kita dapat langsung menuju ke dasar kawah, namun tempat ini jadi daerah terlarang karena terlalu dekat dengan sumber panas anak gunung Kelud. Namun pilihan lain dapat menuju ke puncakan kecil untuk melihat keseluruhan pandangan dari atas gigiran kawah Kelud.

Akses jalan aspal, tangga menuju puncak dan terowongan

Ada pilihan tambahan selain menikmati indahnya gunung Kelud. Pemandian air panas bisa dijadikan alternatif untuk sekedar berhangat ria diair panas yang alami. Hanya butuh menuruni 600 anak tangga yang sedikit mendatar untuk tiba disana. Pemandian ini menjadi unik karena airnya terlalu panas untuk berendam dan bau belerang tidak terlalu menyengat. Untungnya ada satu bagian yang bercampur dengan sumber air dingin, sehingga itu satu-satunya tempat yang bisa dijadikan tempat berendam dan main air. Selebihnya terlalu panas dan jangan dicoba, itu saran penjaga kolam tersebut.

Tempat wisata ini termasuk lengkap dalam penyajian fasilitas dan kenyamanan bagi wisatawan. Banyak alternatif yang bisa dinikmati, selain alamnya yang alami. Kita bisa mencoba Flying Fox dan bermain motor roda tiga APV dan pastinya anda bisa mencicipi panganan tahu khas Kediri. Tidak ada salahnya memilih tempat ini sebagai destinasi baru untuk wisata sabtu minggu kita tentunya.

Picture ‘kelud before’ taken from here

View another pictures here

About isackfarady

drink water
This entry was posted in Journey, Opinion. Bookmark the permalink.

One Response to Wajah Baru Gunung Kelud

  1. Ratri says:

    widiihhh,, keren…
    kapan bayar utang naik gunung sama gw bang??😀

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s