Selamat Tahun Baru 2015


365Tidak terasa tahun 2014 telah berlalu. Ada banyak cerita baik suka maupun duka yang sudah dilalui. Entah itu tragedi maupun elegi terjadi silih berganti dalam rentang 365 hari yang sudah dilewati. Jangan dulu tanya apa yang akan saya lakukan di tahun yang akan datang, saya akan kesulitan menjawab untuk hal itu. Tidak juga lebih mudah menjawab apa yang sudah saya lakukan di tahun 2014 mungkin karena terlalu sedikit terlihat hasilnya.

Tahun 2014 adalah tahun istimewa buat saya. Saya merasakan banyak kejutan dan letupan baru kehidupan. Saya merasa dalam proses kenaikan kelas dalam beberapa hal. Setidaknya dengan semakin banyak masalah baru dan berat yang saya hadapi serta tantangan hidup yang ada di depan mata bisa dijadikan sebagai ujian kenaikan kelas. Saya termasuk orang yang percaya bahwa jika kita dihadapkan pada masalah yang jauh lebih sulit dari sebelumnya itu pertanda kita sedang dalam proses kenaikan kelas, kenaikan tingkatan. Saya setuju dan yakin bahwa setiap orang sukses pasti sudah mengalami bermacam ujian berat dan bermacam jenisnya. Jika kita bisa melewatinya maka kelas kehidupan kita semakin meningkat setahap. Di tahun 2014 juga menjadi tahun spesial bagi saya. Saya merubah status menjadi seorang suami, dan itu saya yakin saya memasuki sebuah fase kehidupan baru denga tantangan baru. Pastinya fase baru bukan proses yang mudah tapi menarik untuk dijalani. 2014 membuat hidup saya semakin lengkap, tantangan hidup semakin menarik, umur semakin bertambah tua dan tentunya kematian semakin dekat.

Lantas bagaimana dengan blog ini? sering saya prihatin dengan laman ini karena semakin sepi dengan tulisan baru. Rasanya waktu luang saya telah terlalu banyak tersita untuk hal diluar mengurus blog ini. Rencana untuk minimal meng-up load satu tulisan dalam satu bulan tidak bisa tercapai. Begitu banyak ide yang tertahan dalam beberapa paragraf. Ada banyak cerita yang sudah saya siapkan untuk dirangkai namun rasanya seperti buntu untuk dituangkan pada ‘tuts’ keyboard laptop ini. Menulis memang tidak semudah yang dibayangkan. Saya kagum dengan penulis buku baik itu cerpen maupun buku ilmiah. Bagaimana mereka bisa mengalirkan arus pemikiran yang tidak terbendung kedalam tulisan. Sedangkan saya untuk menulis sebuah cerita perjalanan sederhana saja rasanya begitu berat. Banyak hal yang ingin diceritakan tapi tidak satu paragraf pun jadi. Semua tersimpan sebagai ‘draft‘ yang menumpuk dan entah kapan akan disambung kembali. Mungkin draft tersebutlah yang akan saya jadikan PR untuk tahun 2015. Menjadikan draft sebagai tulisan utuh yang harus diposting di laman blog ini bisa disebut sebagai resolusi tahun 2015 jika memang pantas disebut sebagai resolusi.

Resolusi bukan hanya berkaitan dengan hal yang akan dicapai tahun depan tapi juga menyelesaikan hal yang tertunda di tahun yang sebelumnya. Menyelesaikan menanam pohon yang hanya baru selesai digali lubangnya. Setidaknya ada 6 bahan cerita yang terendap di draft dan sudah lama tidak dibuka. Tentunya akan menjadi nilai minus karena kesegaran dari cerita semakin berkurang seiring semakin lama tulisan itu dibakukan. Semoga saja tahun depan saya bisa merampungkan tulisan tersebut dan itu tidak kembali menjadi resolusi 2016.

Tahun 2015 juga akan menjadi angka cantik umur saya karena saya akan mencapai angka genap yang besar. Semoga banyak hal positif yang bisa diraih baik itu disengaja maupun tidak. Sekali lagi jangan tanya seberapa besar manfaat yang telah saya berikan untuk orang lain jika itu adalah patokan kesuksesan seseorang maka saya adalah orang yang nyaris gagal. Sangat sulit menjawab seberapa besar bergunanya saya untuk keluarga, masyarakat dan lingkungan. Satu yang bisa saya jawab dengan pasti adalah saya sangat mencoba untuk menjadi bagian yang berguna dari semua yang ada di sekitar saya. Dari beberapa buku yang saya beli juga hanya ada beberapa yang khatam saya baca. Ada saja alasan untuk tidak selesai dibaca, cerita tidak sesuai ekspektasi, buku yang dibeli berlawanan dengan pemikiran saya bahkan ada buku yang salah materi karena tergoda harga murah. Semoga tahun depan hal ini bisa sedikit saya kurangi.

Semoga di tahun 2015 saya dapat membuat turning point dalam hidup saya. Menyelesaikan banyak hal yang tidak selesai di tahun 2014 dan banyak PR lainnya. Tentu saja semua itu akan menjadi nol besar jika tidak segera direalisasikan. Ibarat sebuah monitor, setajam apapun resolusi yang dimilikinya akan menjadi nol besar jika tombol powernya tidak dinyalakan. Begitu juga dengan resolusi hidup kita semua. Selamat menempuh tahun 2015, semoga kita melangkah lebih baik dan semua dapat dilalui dengan lebih baik. Amin.

About isackfarady

drink water
This entry was posted in Opinion. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s