Tantangan Menulis Di Blog


Hiasan dari sampah barang elektronik di Pantai Iboih, Sabang.

Hiasan dari sampah barang elektronik di Pantai Iboih, Sabang. (Dok. Reza)

Hal apa yang paling menarik untuk ditulis atau dituangkan melalui tulisan pada sebuah web blog? Setiap orang punya pendapat dan alasan yang berbeda begitu juga saya. Sejak pertama mulai blogging , saat itu saya masih menggunakan fitur blog di Friendster, saya senang menulis tentang apapun. Tanpa spesifikasi dan kriteria tulisan yang akan saya pasang. Pemikiran apapun walau selintas lalu saya tulis dan upload di sini. Semua yang bisa ditulis saya curahkan di sini. Mulai cerita keseharian, cerita masa depan, ide-ide konyol, cerita perjalanan bahkan cerita curahan hati dan gosip pun tidak ketinggalan. Boleh dibilang itu bagaikan Twitter pada jaman sekarang.

Lantas apa yang membuat blog menarik buat diisi? Sebagai analogi, pernahkah kamu sesekali membongkar lemari tua di gudang rumahmu? Saat menghalau debu-debu berterbangan, kamu menemukan secarik foto masa kecil bersama teman-teman ala Boy Band. Kamu merasa tidak pernah difoto dan rasayan tidak percaya apa yang kamu lihat. Bayangkan bagaimana rasanya. Seperti itulah fungsi blog ini bagi saya. Melihat kembali potongan cerita yang tersimpan akan membawa pada ingatan yang sungguh menggelikan. Betapa konyolnya hal yang pernah saya lakukan, betapa pendeknya pikiran saat itu dan sungguh sangat menggelikan. Semua itu terlihat jelas dari isi tulisan yang pernah saya tulis. Tidak jarang banyak hal yang tidak pantas seperti menjiplak, mencuri ide dan copy-paste potongan tulisan tanpa memberi kredit kepada pemiliknya. Karena hal itulah membuat banyak cerita saya unpublished dari laman web blog ini. Tulisan itu tetap saya simpan rapi sebagai bukti lipatan proses saya belajar menulis dimulai dari menjiplak untuk sekedar menulis dan mengisi blog ini.

Terlepas dari isi dan kualitas sebuah tulisan yang ada pada sebuah blog, ada hal yang sangat menantang dimana tidak semua blogger baik amatir seperti saya maupun profesional dalam menulis mampu mengalahkannya. Hal tersebut adalah konsistensi untuk tetap menulis. Dari beberapa web blog yang saya follow, hanya sebagian kecil yang sampai saat ini masih rajin meng-update secara berkala. Dalam skala tetap memperbaharui isi web blog dari 10 hanya 3 atau 4 saja yang terus up to date. Web blog ini tidak termasuk kedalamnya. Sebagian besar blog yang saya follow pun sudah mati suri bahkan ada yang sudah broken link. -sedih-

Tentu banyak alasan bagi tiap orang untuk tidak memperbaharui isi web blog mereka. Ada sebagian teman yang memang sudah tidak punya banyak waktu luang untuk memperbaharuinya. Kesibukan pekerjaan, urusan rumah tangga atau ada sebahagian lainnya sudah punya website pribadi yang lain yang lebih kompleks. Inilah yang (kalau boleh) saya sebut sebagai sebuah tantangan dalam menulis di blog.

Tulisan seorang amatir seperti saya mungkin bisa dibilang menulis adalah hal yang ringan. Ringan karena dalam menulis tidak perlu terlalu memikirkan tentang kualitas isi, nilai, estetika dan kepadatan mutu dari sebuah tulisan akan terasa sangat berat untuk tetap menulis. Sementara sebagian lainnya yang menurut saya dari segi isi tulisan menarik, tutur kata jelas, alur cerita, muatan, dan kualitas isi tulisan bagus harus berhenti di beberapa tulisan atau artikel saja. Bahkan ada sebuah web blog yang sering saya jadikan tempat mencari inspirasi menulis sudah vakum dalam 3 tahun terakhir -sedih(2)-. Saya berfikir positif mungkin penulis tersebut sudah mendapat tawaran untuk menulis di media cetak karena tulisan yang dihasilkan terlalu bagus hantu untuk sebatas dipajang di sebuah web blog. -Amin-

Saat saya melihat beberapa web blog teman yang sudah mulai sepi, saya tak mampu berbuat banyak. Saya masih mencoba menulis lagi dengan kembali menyambung beberapa cerita yang terpotong di  daftar draft. Kualitas dan jumlah tulisan saya semakin menurun dan lagi-lagi waktu menjadi objek yang disalahkan. Saya menulis banyak cerita namun semua tersimpan di draft tanpa ujung cerita. Semoga web blog yang bermuatan positif milik teman-teman saya kembali aktif sehingga saya pun menjadi semangat untuk mengisi blog ini lagi. Jadi menurut saya tetap menulis adalah tantangan terberat dalam menulis di blog baik bagi amatir maupun bagi yang pro. Tetap menghias blog secara berkala dan memperbaharui dalam waktu tertentu adalah hal yang sulit bahkan lebih sulit dari menciptakan sebuah tulisan berkualitas. Semoga saya semakin bersemangat menulis lagi melihat blog yang saya follow menjadi semakin ramai seperti caption kebanyakan blogger dalam mengisi komentar “Keep posting Bro!”

About isackfarady

drink water
This entry was posted in Opinion. Bookmark the permalink.

One Response to Tantangan Menulis Di Blog

  1. 056 says:

    Keep posting Coy!!!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s